Sunday
2018-12-16
9:37 PM
SHARE
Parung on Facebook
Parung

member on facebook
KALENDER
«  March 2011  »
SuMoTuWeThFrSa
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031
Recommendations
Entries archive
Our poll
Rate my site
Total of answers: 2
Site friends
BudaxCiook Almanhaj
Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0

P a r u n g

Main » 2011 » March » 15 » Jangan 2M terhadap Shalat! (Menunda waktu ,Malas)
1:26 PM
Jangan 2M terhadap Shalat! (Menunda waktu ,Malas)


Shalat adalah salah satu Ibadah yang wajib dikerjakan dan termasuk
dalam Rukun Islam nomor 2. Semua Muslim/Muslimah diwajibkan untuk
mengerjakannya, tiada pengecualian bagi setiap Muslim/Muslimah yang
mampu mengerjakannya (berbeda untuk Kaum wanita yang berhalangan, atau
yang tidak mampu mengerjakannya karena kondisi yang tak memungkinkan).
Dan Ibadah ini juga termasuk dalam Kebutuhan kita sehari-hari karena
dikerjakan selama 5 waktu perhari untuk Shalat Wajibnya. Bagi yang
menunaikannya dengan penuh keikhlasan, Insya Allah kebaikan lah yang
datang untuknya. Jika dilalaikan, berdosa lah mereka. Seperti yang
disabdakan oleh Rasulullah SAW

 

 

"… Kamu
Menyembah Allah dengan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun,
mendirikan Shalat, berpuasa Ramadhan, dan berhaji ke Baitullah…” (H.R.
Tirmidzi)

 

Sabda tersebut menyebutkan amal-amal yang Insya
Allah menjauhkan seorang Muslim dari Neraka. Jawaban dari Sesuatu yang
ditanyakan oleh Mu’adz bin Jabal ra. Kepada beliau. Jadi, inilah
keutamaan dari Shalat, Ibadah yang dikehendaki Allah SWT pada Umatnya.

Sebagai
manusia, kita tak bisa memungkiri bahwa kita punya inti dari segala
kerusakan iman dan akhlak yakni rasa malas dan juga dibantu oleh bisikan
setan. Kedua hal tersebut adalah kombinasi ampuh untuk menurunkan
keimanan serta akhlak. Bukan tak mungkin semua itu juga menyebabkan kita
untuk melakukan 2M terhadap Shalat. Menunda waktu Shalat, dan Malas Shalat. Allah SWT berfirman

 

"…Dan apabila mereka berdiri untuk Shalat, mereka berdiri dengan malas…” (Q.S. An-Nisa : 142)

 

Apabila
kita melihat orang Shalat dengan Malas atau segan menempati Shaf
Pertama, apalagi sengaja menunda-nunda waktu Shalat, berarti di dalam
jiwanya terdapat bisikan setan. Sama dengan orang yang malas berdzikir,
segan berdakwah, tidak mau mencari ilmu, dan malas menghadiri
acara-acara yang berupa majelis-majelis kebaikan. Berhati-hatilah,
sesungguhnya Setan ingin membuat orang-orang menjadi sepertinya.
Sesungguhnya Allah SWT telah berfirman

 

"Hai Yahya, ambillah Al Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh (kuat)…”(Q.S. Maryam : 12)

 

Padahal,
dari arti yang bisa kita tangkap secara tidak langsung dari firman
Allah SWT ini – yakni mengingatkan kita untuk selalu melakukan ibadah
dengan bersungguh-sungguh – kita harusnya bisa melawan rasa malas kita
hanya untuk melakukan ibadah kepada Allah SWT. Apalagi yang tingkat
Urgensinya sangat tinggi seperti Shalat. Lalu bagaimana caranya melawan
2M itu?

Insya Allah ada berbagai cara, ana juga punya beberapa
tips, baik dari teman-teman seiman dan referensi-referensi seperti
hadits.

 

1.     Biasakan untuk selalu Shalat Berjamaah di Masjid pada saat Jamaah pertama setelah Adzan

 

Biasakanlah!
Mengapa? Manusia akan selalu melakukan hal yang sama jika mereka telah
melakukan sebelumnya karena terbiasa (Walau mungkin ada
halangan-halangan tertentu seperti tidak adanya waktu ibadah, sedang
dalam kondisi yang tak memungkinkan untuk pergi ke masjid, atau
terbentur dengan suatu jadwal yang urgensinya sangat tinggi). Kalau
bisa, cari shaf pertama! (buat yang ikhwan aja loo) Dengan begitu, Insya
Allah kita akan terbiasa untuk menempati Jamaah pertama di garda depan.
Dan keutamaan lainnya adalah, menambah kekhusyukan. Karena jika kita
berada di depan, bacaan dari Imam akan terdengar lebih jelas, dan
berpengaruh juga secara psikologis. Dan juga… Menambah PAHALA! Seperti
yang disabdakan Rasulullah SAW

 

 

Dari Abu Huroiroh
Rodhiallahu 'anhu, Rosulullah Shollallahu 'alaihi wassalam bersabda:
"Andaikan orang-orang mengetahui pahala dalam adzan dan shaf pertama,
kemudian untuk mendapatkan itu harus berundi, pasti mereka akan berundi,
dan andaikan mereka mengetahui pahala datang lebih dahulu untuk sholat
berjama'ah, pasti mereka akan berlomba (untuk mendapatkannya), dan
andaikan mereka mengetahui pahala (dalam) shalat 'Isya' dan Shubuh
(berjama'ah di masjid) pasti mereka akan mendatanginya walaupun dengan
merangka-rangkak."

(H.R. Muttafaqun 'Alaih)

 

Hayoloh,
mantep kaan?!Mulai sekarang… ayo kita galakkan gerakan Shalat berjamaah
di shaf pertama! Nungguin shaf belakang? Cape deeh.

 

2.     Lakukan Shalat Sunnah begitu masuk Masjid

 

Kalo
yang ini kenapa ya? Sebenarnya ga jauh-jauh kok yang dari nomor satu,
Agar terbiasa. Kalo menurut ana, jika kita terbiasa untuk melakukkan
sunnah, maka lama kelamaan kita akan memahami keutamaan sunnah tersebut.
Lagipula, ini bukan sunnah yang rumit kok.

 

3.     Anggap Shalat yang kita lakukan adalah Shalat terakhir

 

Shalat
Terakhir? Hah! Serem banget! Emangnya kenapa ya? Hehe, walaupun serem,
tapi sebenarnya ini tips paling favorit sepengetahuan ana. Karena eh
karena, kalau seseorang telah mengetahui ajalnya, maka ia akan memohon
ampun pada Allah SWT dengan sisa waktunya yang sangat sedikit di dunia.
Jadi, simpen dulu pisau sama tali gantungan buat bunuh diri setelah
shalat (ya jangan! Mentang-mentang shalat terakhir). Anggaplah kita
telah mengetahui kalau ajal kita setelah Shalat itu. Insya Allah, kita
jadi bisa Khusyuk dalam melaksanakan shalat. Lagipula cara ini tak ada
salahnya, karena kita tak akan tahu kapan ajal kita akan tiba. Setuju?

 

Insya
Allah, sedikit tips itu bisa membantu kita untuk menjauhi apa yang
disebut 2M, dan semoga kita dapat memperkukuh iman kita dan menjadi umat
yang Bertaqwa.

 

Jazakumullah Khairan Katsiran

sumber

Category: Renungan | Views: 646 | Added by: parung | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Name *:
Email *:
Code *: